Keluhan konsumen dan publik terhadap sebuah layanan dan jasa sudah sangat panjang sejarahnya. Agus Pambagyo, mantan pengurus teras Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), pun hingga kini masih kerap menerima keluhan.
"Dalam sehari, saya menerima dua sampai tiga keluhan dari publik. Akhirnya bersama teman-teman, saya membuat situs Protes Publik dan akun twitter yang ditujukan untuk mewadahi keluhan publik," ungkap Agus menjawab pertanyaan moderator Anto Motulz dalam Obrolan Langsat hari Kamis (2/2) malam kemarin.
Protes Publik, yang disebut Agus sebagai gerombolan orang iseng, juga bukan hanya menjadi wadah tetapi juga berupaya menyelesaikan keluhan dan protes yang masuk.
Tulus Abadi, Ketua Harian YLKI yang juga hadir, mengatakan munculnya @protespublik membuat masyarakat punya banyak akses untuk menjembatani persoalan publik sebagai konsumen dengan provider (pemerintah, produsen produk/jasa).
"Sebab siapa, apa lembaganya, proses kejadiannya dan kepada siapa kita mengadukan persoalan tertentu akan menjadi penentu terselesaikannya masalah. Protes Publik adalah tempat yang tepat," tegas Tulus.
Agus melanjutkan bahwa keluhan sebaiknya didukung oleh data. Bagi Protes Publik, data itu akan sangat penting agar masalah bisa diselesaikan. Protes Publik juga melakukan edukasi publik tentang sebuah permasalahan.
"Kami melakukan edukasi publik melalui situs dan twitter. Kadangkala masyarakat tidak melakukan protes karena tidak paham bahwa hal tertentu salah," tutur Agus.
"Di YLKI, konsumen akan ditanyakan apakah sudah mengadu langung kepada provider. Ini adalah bentuk edukasi kepada konsumen," imbuh Tulus.
Agus kemudian memberi contoh tentang perusahaan penerbangan sebagai salah satu produsen yang paling sering dikeluhkan. Misalnya dalam hal keterlambatan penerbangan pesawat. Namun, menurut Agus, keterlambatan pesawat bisa terjadi karena banyak hal.
"Kami di Protes Publik akan mempelajari dulu alasannya sebelum meneruskan keluhan masyarakat ke perusahaan penerbangan. Keluhan yang masuk ke kami akan diusahakan selesai dalam waktu 2x24 jam," sergahnya.
Protes Publik akan serius menindaklanjuti keluhan yang masuk sepanjang punya data akurat serta bukan kebohongan atau fitnah. Bukti transaksi dapat menjadi data pendukung ketika konsumen protes.
"Pada intinya, kami serius membantu. Kami juga melayani keluhan dan protes dari masyarakat di luar Jakarta. Mohon dukungan kawan semua, termasuk bagi siapapun yang ingin bergabung membantu di Protes Publik," tutup Agus.


Komentar