Kita memasuki jaman digital di mana semua orang semakin terbuka terhadap segala hal, termasuk tentang dirinya. Hal ini memengaruhi pula perilaku seseorang berinteraksi dan berhubungan, termasuk romantika percintaan.
"Seseorang dengan status single di masa kini punya tekanan yang lebih besar dibandingkan masa lalu. Terutama di malam minggu. Itu terjadi karena situasi digital," ujar Sins Aeschylus dari Hitman System dalam Obrolan Langsat yang dipandu Kristin Amelina pada Hari Valentine, Selasa (14/2), kemarin.
Sins melanjutkan bahwa jaman media sosial memudahkan orang untuk mendapatkan informasi orang lain. "Generasi digital saat ini sudah semakin terbuka terhadap segala hal, termasuk tentang dirinya," tambah Mumualoha, narasumber lainnya.
Bagi Mumu, di jaman digital dan media sosial seseorang membuka dirinya sejelas mungkin dengan membeberkan berbagai latar belakangnya. "Di jaman lalu, katakanlah akhir 90-an dan awal 2000-an, orang masuk internet untuk menjadi orang lain (alter ego) yang berbeda dengan karakter asli di dunia nyata," tegasnya.
Dijelaskan lebih lanjut bahwa ini hanyalah tren. Seseorang seakan menguasai dirinya sendiri, tetapi pada akhirnya dia disetir oleh teknis komunikasi yang dimungkinkan masing-masing platform media sosial yang ada hingga membuka dirinya.
"Ini sebuah hal yang normal. Karena jamannya maka orang mengikuti apa yang disediakan oleh jaman itu sendiri. Tentu lebih tepat disebut tren," imbuh Rahne Putri.
Uniknya, meski tehnik komunikasi serta medianya sudah berubah tetapi sikap dan prinsip seseorang dalam melakukan relasi percintaan -- mulai dari pendekatan hingga menjalin hubungan -- tetap konvensional.
"Di media sosial, yang terjadi adalah reproduksi realitas ke dalam teks atau gambar. Hal lama dihidupkan kembali dan dikemas dengan idiom baru," tutur Mumu.
Tetapi menurut Mumu, di sisi lain media sosial juga menciptakan keintiman baru dengan keakraban dan percakapan yang sangat lekat. "Kita merasa nyaman di sana. Mungkin itu menggambarkan bahwa kita punya problem komunikasi di dunia nyata," imbuh Mumu yang merupakan Redaktur DetikHot.
Pada akhirnya, relasi percintaan akan lancar ketika komunikasi di antara kedua belah pihak berjalan dengan baik tanpa terpengaruh oleh media yang digunakan.


Komentar